Pemberdayaan dan Pendampingan Kader Kesehatan untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Lansia dengan Modifikasi Cognitive Stimulation Therapy
DOI:
https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1418Kata Kunci:
Cognitif Stimulation therapy, Demensia, Kader Kesehatan, LansiaAbstrak
Pemberdayaan dan pendampingan kader kesehatan dalam penerapan modifikasi Cognitif Stimulation Therapy (CST) terbukti menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif lansia dengan masalah demensia. Melalui proses pelatihan dan pendampingan, kader mampu memahami konsep dasar stimulasi kognitif, melaksanakan kegiatan secara sederhana dan kontekstual sesuai budaya lokal, serta memberikan dukungan sosial dan emosional kepada lansia dan keluarganya. Fokus kegiatan pengabdian yang akan dilakukan yaitu melakukan therapi kognitif stimulasi yang terdiri dari 4 sesi kegiatan yaitu menonton film dan storytelling, mengenal alat musik dan bermain musik, aktivitas menggambar serta berhitung. Memberikan pelatihan terhadap kader, lansia serta yang merawat lansia. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kognitif lansia terutama lansia yang mengalami demensia dengan memberdayakan kader kesehatan. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini menggunakan tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah 5 orang kader kesehatan. Ketercapaian dalam pengabdian ini yaitu 100% peserta hadir dan mengikuti kegiatan, kader mampu melakukan praktik lebih 80% kader mampu mempraktikan dengan benar.
Unduhan
Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia., “(2023). Mengenal Demensia Alzheimer. Jakarta: Kemenkes RI.”
Agustin, “(2024). Pengaruh Terapi Stimulasi Kognitif (CST) Terhadap Kemampuan Kognitif pada Lansia Demensia Ringan. Repository STIKes Indonesia.”
Jiménez-Palomares, M., et al. “(2025). Cognitive Stimulation in Older Adults with Dementia: Systematic Review. Journal of Clinical Medicine, 14(7), 1922.”
M. Spector, A., Thorgrimsen, L., Woods, B., Royan, L., Davies, S., Butterworth, M., & Orrell, “(2010). Efficacy of an evidence-based cognitive stimulation therapy programme for people with dementia: Randomised controlled trial. British Journal of Psychiatry, 183(3), 248–254.”
Gómez-Soria, I., et al. “(2023). Cognitive Stimulation and Cognitive Results in Older Adults: A Systematic Review and Meta-Analysis. Healthcare, 11(14), 1991.”
Dayaningsih, D “(2020). Optimalisasi Peran Kader Posyandu Lansia sebagai Agen dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia. PKMS ISTHANA.”
BPS, P. “(2022). Distribusi Jumlah penduduk di kecamatan Kuranji Kota padang.”
Turana, Y., et al. “(2024). Effect of Cognitive Stimulation Therapy in Combination with Psychosocial Intervention on Cognitive Function in Elderly with Mild Dementia in Indonesia. Medicina, 60(2), 321.”
Rahmah, A. H. “(2025). Peningkatan Kualitas Hidup Lansia melalui Cognitive Stimulation Therapy (CST). Forikes e-Journal.”
Ariesti, E., & Prihanto, Y. P. “(2025). Penguatan Kapasitas Kader Kesehatan dalam Memberikan Intervensi Psikososial melalui Stimulasi Kognitif. Jurnal Masyarakat Mandiri, 9(2), 210–220.”
Agustin, N. K. “(2024). Pengaruh Terapi Stimulasi Kognitif (CST) Terhadap Kemampuan Kognitif pada Lansia Demensia Ringan. Repository STIKes Indonesia.”
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rizka Ausrianti, Rifka Putri Andayani, Meria Kontesa, Putri Sri Wandayani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







