Keberlanjutan Program Penanganan Stunting Berbasis Kolaborasi Lintas Sektor di Kalurahan Selopamioro

Penulis

  • Suswanta Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Tunjung Sulaksono Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Riski Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Supardal Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1753

Kata Kunci:

Stunting, Keberlanjutan Program, Kolaborasi Lintas Sektor, Tata Kelola Kolaboratif, Kalurahan

Abstrak

Stunting adalah masalah gizi kronis yang memiliki dampak luas terhadap kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan pembangunan desa. Untuk mengatasi masalah stunting, diperlukan implementasi intervensi kesehatan yang dipadukan dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor yang berfokus pada penguatan institusi dan pemberdayaan komunitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis model keberlanjutan Program Inovasi Pengelolaan Stunting Berbasis Kolaborasi Antar Sektor di Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada periode bulan Desember 2025 sampai dengan Februari 2026 dengan menggunakan metode pengabdian masyarakat melalui empat tahapan yang berurutan, dengan dimulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan, tahapan evaluasi melalui diskusi dengan mitra program, penyebaran kuesioner serta melihat indikator ketercapaian program pengabdian. Hasil kegiatan pengabdian dengan melibatkan 45 masyarakat yang hadir, menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kader dalam pengetahuan dan keterampilan pemantauan pertumbuhan balita, penguatan pola koordinasi lintas sektor, serta meningkatnya komitmen kelembagaan dalam penanganan stunting di tingkat desa. Evaluasi terhadap 45 peserta menunjukkan bahwa mayoritas peserta menilai kegiatan sangat baik (53,3%) dan baik (26,7%). Selain itu, hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, di mana kategori pemahaman tinggi meningkat dari 22,2% menjadi 66,7%, sedangkan kategori pemahaman rendah menurun dari 44,5% menjadi 6,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif berbasis desa mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat kapasitas kelembagaan lokal, serta mendorong integrasi program stunting dalam perencanaan desa. Dengan demikian, model yang dihasilkan menunjukkan transformasi dari pendekatan berbasis proyek menuju sistem yang lebih terinstitusionalisasi dan berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Lestari Y, Attamimi R. Edukasi Pencegahan Stunting bagi Ayah dan Calon Ayah sebagai Upaya Penguatan Peran Keluarga. 2026;6(1):96–100.

Firdaus NA, Mulyana RR, Munthalib MAM, Winarni S, Tantular B. NEGATIVE BINOMIAL REGRESSION ANALYSIS OF STUNTING DETERMINANTS IN TODDLERS: ACHIEVING OPTIMAL NUTRITION IN WEST JAVA, INDONESIA. Commun Math Biol Neurosci [Internet]. 2024;2024. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85211965345&doi=10.28919%2Fcmbn%2F8929&partnerID=40&md5=cb01aec323d3880b49732fba821c07da

Mulyani AT, Khairinisa MA, Khatib A, Chaerunisaa AY. Understanding Stunting: Impact, Causes, and Strategy to Accelerate Stunting Reduction—A Narrative Review. Nutr [Internet]. 2025;17(9). Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-105005109331&doi=10.3390%2Fnu17091493&partnerID=40&md5=1ac6f20c9dbd5eba465d570abba707aa

Komarulzaman A, Andoyo R, Anna Z, Ghina AA, Halim PR, Napitupulu H, et al. Achieving Zero Stunting: A Sustainable Development Goal Interlinkage Approach at District Level. Sustain [Internet]. 2023;15(11). Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85161533643&doi=10.3390%2Fsu15118890&partnerID=40&md5=cc942b186aa7d723cb339f4f4cff4192

Setiadi H, KM S, Fifi Dwijayanti SKM. Pentingnya kesehatan masyarakat, edukasi dan pemberdayaan perempuan untuk mengurangi stunting di negara berkembang. In: Jurnal Seminar Nasional. 2020. p. 16–25.

Rizal MF, van Doorslaer E. Explaining the fall of socioeconomic inequality in childhood stunting in Indonesia. SSM - Popul Heal [Internet]. 2019;9. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85070855017&doi=10.1016%2Fj.ssmph.2019.100469&partnerID=40&md5=3e04c04a292728e2062b611454091755

Suprayoga Hadi. Laporan Capaian Pelaksanaan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) Periode 2018-2020. 2020;

Rahman H, Rahmah M, Saribulan N. Upaya penanganan stunting di Indonesia analisis bibliometrik dan analisis konten. J Ilmu Pemerintah Suara Khatulistiwa. 2023;8(1):44–59.

Citra D, Gunawan D, Yuliati E. Intervensi penatalaksanaan gizi dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan tumbuh kembang balita stunting. 2019;15(4):128–36.

Lestari P, Irwanti W, Hositanisita H, Paratmanitya Y, Nurhayati E, Lee YY. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia Low dietary diversity is associated with stunting among children aged 8- 23 months in stunting locus area , Yogyakarta. 2024;12(5):387–96.

Wulandari A, Kurniawati HF. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stunting: Studi Kasus pada Puskesmas di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bul Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan. 2023;2(01):51–8.

Hanum NH. Hubungan Tinggi Badan Ibu dan Riwayat Pemberian MP-ASI dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan The Relationship between Maternal Stature and Complementary Feeding History with the Incidence of Stunting on Age 24-59 Months’ Children. Publ online. 2019;78–84.

Khotimah K. Dampak stunting dalam perekonomian di Indonesia. JISP (Jurnal Inov Sekt Publik). 2022;2(1):113–32.

Aulia KP, Hidayat NS, Ahmad RKM, Heryadi RD, Sari DS. Kerja Sama Indonesia dan UNICEF dalam Rangka Menuju Indonesia Bebas Stunting Tahun 2021-2025. Padjadjaran J Int Relations. 2025;7(2):197–209.

Suryanto BY, Atmaja CS, Rahadi DR, Wijaya PI. Upaya Puskesmas Imogiri II menanggulangi stunting di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri Bantul. 2023;

Nai HME, Renyoet BS. Poor dietary diversity is associated with stunting among children 6–23 months in area of Mergangsan public health center, Yogyakarta. J Nutr Sci Vitaminol (Tokyo). 2020;66(Supplement):S398–405.

Ruliyandari R, Utami FP, Agustin H. Intervensi Kampung Keluarga Berkualitas: Identifikasi Strategi Penanganan Stunting di Imogiri, Bantul. J Ilmu Kesehat Masy. 2025;14(05):492–500.

Siswati T, Olfah Y, Attawet J, Nurhidayat N, Waris L. ASSESSING POSYANDU CADRES’ READINESS IN IMPLEMENTING INTEGRATED PRIMARY HEALTH SERVICES IN YOGYAKARTA, INDONESIA. Indones J Heal Adm [Internet]. 2025;13(1):44–57. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-105013763104&doi=10.20473%2Fjaki.v13i1.2025.44-57&partnerID=40&md5=f65fdcc7b4291f91ecb818484cf627e0

Ansell C, Gash A. Collaborative governance in theory and practice. J public Adm Res theory. 2008;18(4):543–71.

Handayani S. Selamatkan Generasi Bangsa Dari Bahaya Stunting: Save The Nation’s Generation From The Dangers Of Stunting. J Midwifery Sci Women’s Heal. 2023;3(2):87–92.

Antonio Suarez Weise. Global Nutrition Targets 2025 Stunting Policy Brief. 2025;(9).

Bhutta ZA, Das JK, Rizvi A, Gaffey MF, Walker N, Horton S, et al. Evidence-based interventions for improvement of maternal and child nutrition: what can be done and at what cost? Lancet. 2013;382(9890):452–77.

Saputra R, Havlí?ek T. Strengthening Rural Governance for Rural Development Through Collaborative Strategy: the Application of Soft System Methodology and Textual Network Analysis. Syst Pract Action Res [Internet]. 2024;37(6):1175–93. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85206988843&doi=10.1007%2Fs11213-024-09696-w&partnerID=40&md5=9914d193e906cc7bc5df9523f91aace5

Martinez-Gil J, Pichler M, Lechat N, Lentini G, Cvar N, Trilar J, et al. An overview of civic engagement tools for rural communities. Open Res Eur [Internet]. 2025;4. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-86000664588&doi=10.12688%2Fopenreseurope.18077.2&partnerID=40&md5=35823f21401c4b118f90149034cf7392

Nasihi A, Hapsari TAR. Monitoring dan evaluasi kebijakan pendidikan. Indones J Teach Learn. 2022;1(1):77–88.

Rahmadani AP, Agustina D, Khuzaimah D, Ningsih ECW, Assafillia F, Kurniawati KD, et al. Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemberdayaan UMKM Dalam Digitalisasi Marketing. J Literasi Pengabdi Dan Pemberdaya Masy. 2023;2(2):57–66.

Firmansyah N, Widodo W, Faton M, Fajarwati NK, Arifin S. Analisis Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Keramatmanik Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang: Penelitian. J Pengabdi Masy dan Ris Pendidik. 2025;4(1):4860–7.

Wahida N, Ansori M. Pemberdayaan Masyarakat Kota dalam Penguatan Ekonomi melalui Bank Sampah di Sidomukti RT 12 RW 03 Surabaya. J Pengabdi Masy Bangsa. 2025;3(8):4267–76.

Sidik A, Fadhil F, Romadon LDNA, Ramadhan MV, Sulistio SWA, Putri MD, et al. Pendampingan dan sosialisasi kepada UMKM dengan metode ABCD sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Kampelmas. 2023;2(1):129–39.

Kolomboy F, Adhyantiws A, Nurmiaty N, Arsyad G, Aminuddin A, Faisal TI, et al. Cross-Sectoral Collaboration in Stunting Prevention: Implementation in Donggala Regency, Central Sulawesi. J Public Heal Pharm [Internet]. 2025;5(1):191–9. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-105001545761&doi=10.56338%2Fjphp.v6i1.6277&partnerID=40&md5=bed6313f37c814ed55471e0732a7de6d

Sugeng. selopamioro.bantulkab.go.id. 2023 [cited 2023 Apr 3]. Community Feeding Center (CFD) Bekerja sama dengan IDI DIY untuk Menurunkan Angka Stunting Selopamio. Available from: https://selopamioro.bantulkab.go.id/first/artikel/824-Community-Feeding-Center--CFD--Bekerja-sama-dengan-IDI-DIY-untuk-Menurunkan-Angka-Stunting-Selopamio#:~:text=Angka stunting Kalurahan Selopamioro yang masih tinggi,masing-masing dusun agar lebih mudah dalam mengawasi.

Sholihah NA, Hamid A. Edukasi Interaktif pada Ibu Hamil dan Menyusui dalam Pencegahan Stunting Sejak Periode 1000 HPK di Desa Moyo Kabupaten Sumbawa. 2026;6(1):28–32.

Reni I, Andayani RP, Rahmiwati E, Ausrianti R. Optimalisasi Posyandu dengan Transformasi Integrasi Layanan Primer ( ILP ) melalui Terapi Komplementer. 2025;5(6):395–9.

Molan AAA, Fernandez D, Pariangu UTW. Implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting (Studi Kasus di Desa Lambunga Kecamatan Kelubagolit Kabupaten Flores Timur). Triwikrama J Ilmu Sos. 2025;10(9):141–50.

Imron A, Dini CY, Pratama SA, Aziz UK, Mudiyah S, Herowati D, et al. Cross-Sectoral Synergy in Accelerating The Reduction of Stunting in Nganjuk Regency, East Java. Media Gizi Indones [Internet]. 2022;17(1SP):239–43. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85208749457&doi=10.20473%2Fmgi.v17i1SP.239-243&partnerID=40&md5=d9881719f9f8a9f595c45d36656d719b

Afandi MN, Anomsari ET, Novira A, Sudartini S. Collaborative governance in a mandated setting?: shifting collaboration in stunting interventions at local level. 2023;5095.

Hesti N, Iswandy E, Kurniadi T, Amir ABT, Kebidanan S, Kesehatan F, et al. Optimalisasi Peran dan Keterampilan Kader Posyandu melalui Integrasi Layanan ( Primer , Komplementer , dan Digitalisasi ) untuk Meningkatkan Kesehatan Sepanjang Daur Kehidupan. 2025;5(5):335–40.

Siswati T, Murdiati A, Antoro BHW, Kasjono HS. Policy Analysis Reducing Under Five Stunting Children in Special Region Yogyakarta, Indonesia. 2022;

Goi M, Ummu Salmah A, Jafar N, Ilham AA, Martua Damanik R, Syafar M, et al. Cross-Sector Collaboration Assessment Instrument for Handling Stunting in Gorontalo Province: Indicators, Validity, and Reliability. Salud, Cienc y Tecnol [Internet]. 2025;5. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-105008235318&doi=10.56294%2Fsaludcyt20251787&partnerID=40&md5=0f54ccb9ae22d5201e8a5f91f17c9470

Steve Rolfe. Governance and governmentality in community participation: The shifting sands of power, responsibility and risk. 2018;

Permatasari A, Walinegoro BG. Collaborative Governance in Realizing Smart Society as a Sustainable Stunting Reduction Effort in Sleman Regency. In: D. M, M. A, D. C, J. S, M. S, A. R, et al., editors. E3S Web of Conferences [Internet]. SDGs Center, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Bantul, 55183, Indonesia: EDP Sciences; 2023. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85177677815&doi=10.1051%2Fe3sconf%2F202344001010&partnerID=40&md5=9a48be5349c5c380bdc02a007aeca558

Purnaningsih N, Palupi E, Sulassih S, Widhiani AP. Optimizing Local Resources for Stunting Prevention and Community Health Promotion in Indonesia: A Mixed-Methods Study on Collaborative Communication and Extension. Media Publ Promosi Kesehat Indones [Internet]. 2025;8(8):676–88. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-105013977355&doi=10.56338%2Fmppki.v8i8.7520&partnerID=40&md5=d1f0b57a5a7d68f1c87ae9b0e58bc187

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-03-25

Cara Mengutip

Suswanta, S., Sulaksono, T., Riski, R., & Supardal, S. (2026). Keberlanjutan Program Penanganan Stunting Berbasis Kolaborasi Lintas Sektor di Kalurahan Selopamioro. Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat), 6(2), 192–203. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1753